Pedoman Kegiatan dan Penilaian PKB/PKG Edisi Revisi

P

Pendidikan merupakan sebuah proses dan usaha berkelanjutan yang menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan suatu negara dalam membangun peradaban. Untuk mencapai hal tersebut, guru sebagai ujung tombak pendidikan harus senantiasa berkembang menuju profesionalitas dengan selalu memelihara budaya akademik secara berkelanjutan.

Dengan kata lain kompetensi guru harus selalu ditingkatkan.

Melalui Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 84/1993 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, tantangan tersebut dijawab. Lahirnya peraturan tersebut menjadi oase yang menjadi pijakan kemana arah pengembangan profesi berkelanjutan bagi guru berlabuh. Dari yang awalnya otomatis periodik selama 4 tahun menjadi angka kredit sebagai acuan. Hal ini membuka peluang bagi guru yang ingin menaikkan pangkat atau golongan kerjanya dibawah 4 tahun setiap golongannya. Meskipun pada kasus tertentu peraturan tersebut kontra-produktif karena banyak guru yang terganjal oleh ketentuan kewajiban pembuatan karya tulis ilmiah terutama bagi golongan III/a ke III/b.

Kini, setelah sekian lama berjalan keputusan menteri tersebut mengalami berbagai penyesuaian. Hingga akhirnya per-10 November 2009 lahirlah PermenpanRB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Dalam Peraturan tersebut terdapat beberapa pokok, antara lain:

  1. Penilaian unsur utama untuk kegiatan pembelajaran/pembimbingan dan tugas tambahan dan/atau tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, dihitung sacara paket berdasarkan penilaian kinerja guru.
  2. Kegiatan pengembangan profesi dalam bentuk publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif sudah  harus dilakukan oleh para guru yang akan naik ke golongan III/c.

Lahirnya peraturan ini semakin mengukuhkan posisi guru sebagai sebuah profesi yang profesional. Sebagai tuntutan dari peraturan tersebut dibuatlah pedoman mengenai Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)

Pengertian PKB

PKB atau pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan sarana pembelajaran berkelanjutan bagi guru setelah mendapatkan kualifikasi akademik sehingga dapat melaksanakan tugasnya sebagai guru. Dengan kata lain, setelah lulus kuliah dan bekerja sebagai guru. Yang bersangkutan wajib untuk melaksanakan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan sebagai penunjang karirnya sebagai guru. PKB mendorong guru untuk senantiasa memelihara, meningkatkan dan memperluas pengetahuan, ketrampilan serta membangun kualitas pribadi yang dibutuhkan dalam membangun kualitas akademiknya secara profesional.

Tujuan umum PKB adalah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Kemudian, Tujuan khususnya antara lain:

  1. Memfasilitasi guru untuk mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan
  2. Memfasiltasi guru untuk memutakhirkan kompetensi sehingga sesuai dengan tuntutan zaman
  3. Memotivasi guru untuk memiiliki komitmen dalam melaksanakan tugas pokok dn fungsinya secara profesional
  4. Mengangkat citra, harkat dan martabat profesi guru

Terdapat 3 komponen utama dalam PKB, antara lain:

  1. Pelaksanaan Pengembangan Diri;
  2. Pelaksanaan Publikasi Ilmiah; dan
  3. Pelaksanaan Karya Inovatif

Adapun untuk melaksanakan kegiatan tersebut diperlukan instrumen Penilaian Kinerja Guru (PKG)

Pengertian PKG

PKG atau penilaian kinerja guru adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karir, kepangkatan, dan jabatannya. Pelaksanaan tugas utama guru tidak dapat dipisahkan dari kemampuan seorang guru dalam penguasaan pengetahuan, penerapan pengetahuan dan keterampilan, sebagai kompetensi yang dibutuhkan. Secara umum PKG memiliki 2 fungsi utama, antara lain:

  1. Untuk menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi dan ketrampilan yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah;
  2. Untuk menghitung angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah.

Pelaksanaan PKG bukan untuk menyulitkan guru. Namun sebaliknya, PKG hadir sebagai pedoman untuk mengetahui unsur-unsur kinerja yang dinilai sekaligus sarana untuk mengetahui kekuatan serta kelemahan guru sehingga perbaikan kualitas kinerjanya dapat berjalan lebih maksimal.

Untuk melaksanakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Penilaian Kinerja Guru diperlukan pedoman yang lebih lengkap. Oleh karena itu, penulis sudah mempersiapkannya dan pembaca dapat mengunduhnya pada link di bawah ini:

Buku 1:Pedoman Pengelolaan Pengembangan PPGP
Buku 2:Pedoman Pengelolaan Penilaian Kinerja Guru
Buku 3:PermenpanRB tentang JabFung Guru & Angka Kredit
Buku 4:Pedoman Kegiatan PKG bagi Guru Pembelajar 2016
 :Pedoman Kegiatan PKG bagi Guru Pembelajar 2019 (revisi)
Buku 5:Pedoman Penilaian PKG PPGP 2016
 :Pedoman Penilaian PKG PPGP 2019 (revisi)

Panduan Tambahan

Juknis Jabatan Fungsional : (unduh disini)
Pedoman SKP PPK Guru, Kepala Sekolah & Tenaga Kependidikan : (unduh disini)
Penyesuaian Jabatan Fungsional : (unduh disini)
Penilaian Prestasi Kinerja Pegawai Negeri Sipil : (unduh disini)
Aplikasi PKG : (unduh disini)

Pembaca yang budiman, demikian risalah tentang pedoman kegiatan dan penilaian PKB/PKG semoga dapat memberikan manfaat.

About the author

Avatar
Fahmi W. Arifudin

Guru PKn, Freelancer, Football, Reading, Writing & Gaming

Add Comment

Fahmi W. Arifudin

Avatar

Guru PKn, Freelancer, Football, Reading, Writing & Gaming

Media Sosial

Arsip

Kategori

Pos Terbaru

Tag

error: Content is protected !!